anda pengunjung ke:

Aktivasi Windows 8 Enterprise RTM

anda perlu membuka postingan ini jika anda sudah mendownload Windows 8 Enterprise RTM - areklmg.blogspot.com.

Kelebihan dan kelemahan Windows 8

perlu anda ketahui jika ada kelemahan dan kelebihan dari windows 8 jika anda ingin berpindah dari OS lain ke Windows 8 ini - Areklmg.blogspot.com

Tampilan Windows 8

perlu anda ketahui tampilan windows 8. agar anda tidak bingung. - areklmg.blogspot.com

Showing posts with label virus. Show all posts
Showing posts with label virus. Show all posts

Tuesday, August 16, 2011

tips menghindari virus W32/Ramnit

saya mempunyai beberapa tips untuk menghindari visrus yang bisa menyebar secara cepat ke komputer anda seperti virus W32/Ramnit yang akan membuat shortcut  Copy of Shortcut to (1).lnk sampai Copy of Shortcut to (4).lnk. dengan cara seperti ini.

Sunday, August 14, 2011

pengalaman membasmi virus shotcut w32/ramnit

Beberapa hari yang lalu notebook adik saya bermasalah, karena setelah dimasukkan USB Flashdisk selalu muncul empat buat shortcut, yaitu Copy of Shortcut to (1).lnk sampai Copy of Shortcut to (4).lnk. dan karena virus tersebut beberapa program yang biasanya digunakan tiba-tiba tidak bisa dijalankan. dugaan saya pasti terinfeksi oleh virus.

Sunday, April 10, 2011

9 Penyebab Kinerja Komputer Semakin Lambat

Sebagai pengguna komputer, tentu semua ingin kinerja komputer kita bagus, respon cepat, akses data lancar tanpa harus menunggu lama dan sebagainya. Oleh karena itu ada baiknya kita mengetahui apa saja yang menyebabkan atau berpengaruh dengan lambatnya komputer kita. Berikut ulasan ringkas 9 hal yang paling sering menyebabkan kinerja komputer menjadi lambat plus tips atau solusinya.

1.Malware (virus, worm, trojan dsb)
Ketika komputer kita terkena malware ( virus, worm, trojan, dan sejenisnya), sudah hampir dapat dipastikan bahwa kinerja okmputer akan lambat. Virus akan sering menggunakan sumber daya komputer baik RAM atau CPU, termasuk juga senantiasa memantau aktivitas komputer. Hal ini tentu sangat berpengaruh terhadap kinerja aplikasi lain.
Solusi untuk mencegah ini bagi pengguna Windows adalah menginstall Antivirus dan tidak hanya berhenti disitu saja, tetapi rutin update antivirus tersebut. Jadwalkan paling tidak seminggu sekali jika komputer tidak online. 

2. Spyware, Adware dan Sejenisnya
Jika kita sering menggunakan komputer untuk ber-internet, jika tidak berhati-hati ada kemungkinan komputer bisa terkena spyware. Efeknya mungkin tidak begitu besar dengan kinerja komputer, tetapi bisa berpengaruh pada akses internet, dan berbagai hal yang menganggu kenyamanan berinternet dan yang lebih buruk, data-data penting (user, password, account dll) kita bisa di ketahui oleh si pembuat spyware ini.
Solusi bisa menginstall Anti-spyware yang juga senantiasa update, hanya perlu dipilah-pilah mana yang tidak banyak menggunakan sumber saya (resources) komputer kita, karena tidak jarang Antispyware ini menggunakan CPU dan Memory yang cukup besar. Jika antivirus sudah menyertakan, kita tidak perlu menambah. Atau gunakan versi portable, dan scan dari spyware secara berkala saja.

3. Banyaknya Aplikasi Berjalan di Belakang
Semakin banyak komputer kita dengan software, biasanya akan semakin memperlambat kinerja komputer, meskipun pengaruhnya ada yang relatif kecil dan ada yang besar. Penting untuk diketahui ketika menginstall software, cek apakah ada aplikasi yang senantiasa berjalan di belakang. Hal ini bisa di ketahui dengan program seperti Autoruns.
Solusi dalam hal ini adalah menggunakan sofware yang penting saja, pilih satu software jika ada beberapa software sejenis atau mempunyai fitur hampir sama dan jika ada versi Portable-nya maka bisa menjadi alternatif. Untuk mengurangi program yang berjalan di background, gunakan Autoruns, dan non aktifkan aplikasi background yang tidak penting. Untuk mengatahui apakah aplikasi yang di install akan menjalankan program di belakang, install software sepertiWinPatrol. 

4. Hard Disk (HDD) yang sudah berumur
Ketika komputer kita masih menggunakan Hardisk yang sudah cukup lama (tua), mungkin lebih dari 5 tahun, maka kinerja komputer bisa semakin lambat. Untuk mengecek, kita bisa menggunakan software gratis HDD Tune dan sejenisnya. HDD SATA normal biasanya rata-rata akses read (baca) sekitar 70 – 90 MB/s. Jika misal rata-rata akses HDD dibawah 50 MB/s maka kinerja biasanya akan terasa lambat.
Solusi ketika hardisk sudah sangat lambat, mungkin bisa dicoba dengan full format (awas, backup data terlebih dahulu). Meskipun untuk hardisk tua hal ini biasanya tidak akan banyak membantu, sehingga yang paling baik adalah dengan mengganti hardisk baru, dan jika masih ingin menggunakan hardisk lama, gunakan sebagai secondary hardisk saja.

5. RAM/memory yang pas-pasan
Banyak sedikitnya jumlah RAM/Memori yang kita gunakan memang tidak bisa dibuat standard sama untuk satu komputer dengan komputer lain atau bahkan sistem operasi. Meskipun ketika akan menginstall Windows, ada spesifikasi minimal RAM, tetapi jenis aplikasi yang kita gunakan juga harus diperhitungkan. Untuk mengecek, buka saja Task Manager dan di bagianPerformance periksa PF Usage dan juga Physical Memory yang menunjukkan total Memory fisik (RAM) dan sisa tersedia (Available)
Jika kita tidak sedang menjalankan aplikasi apapun, tetapi sisa RAM tidak lebih dari setengahnya, biasanya kinerja komputer akan lambat, maka harus diperiksa aplikasi apa saja yang menggunakan banyak memory (RAM), secara umum bisa dicek di tab Process, kolomMem Usage. Jika memang RAM kita pas-pasan (misal windows XP dengan RAM 512 MB atau kurang, windows 7 dengan 1 GB RAM), maka solusinya termurah adalah mengurangi aplikasi yang banyak memakan memory. Solusi terbaik adalah Upgrade memory (RAM) (baca:Macam-macam jenis RAM ).


6. Konflik Aplikasi atau program yang di-Instal
Tidak jarang dua aplikasi dalam kategori yang sama bisa berakibat terjadinya konflik, yang semakin memperlambat kinerja komputer. Tanda-tanda terjadi konflik adakan komputer yang bermasalah setelah kita menginstall suatu software, padahal sebelumnya tidak ada masalah. Yang sering terjadi konflik biasanya di kategori software security, semisal antivirus.
Misalnya kita menggunakan 2 antivirus atau lebih. Meskipun beberapa antivirus bisa berjalan bersamaan, tetapi tetap tidak direkomendasikan, kecuali untuk pengguna ahli atau untuk ujicoba. Belum lagi ketika masih harus menginstall software security lainnya.
Jika ada alternatif berbagai software sejenis, maka jika memungkinkan pilih satu saja yang bisa mewakili, dan unggul dalam kinerja dan hasil. Terutama untuk jenis software yang banyak mengakses sumber daya atau sistem operasi.

7. Pemilihan Software Yang Kurang Tepat
Tidak sedikit orang hanya ikut-ikutan (trend) dalam penggunaan software, padahal fitur yang diinginkan sebenarnya terdapat dalam software lain yang kecil dan gratis. Jika spesifikasi komputer kita memang minimal atau kita ingin bekerja dengan cepat, maka pilihlah software yang tepat. Software dengan ukuran besar tidak senantiasa lebih baik dan tepat bagi masing-masing kita. Berikut beberapa contohnya :
Ketika kita hanya ingin burning data ke CD/DVD, solusi tepat bisa menggunakan software ImgBurn yang hanya berukuran sekitar 5 MB atau software burning gratis lainnya yang relatif kecil daripada menginstall Nero Multimedia Suite yang berukuran sekitar 354 MB.
Ketika kita bekerja dengan data terkompresi ( zip, rar ), software gratis seperti 7zip yang hanya berukuran sekitar 1 MB seharusnya sudah mencukupi, daripada menginstall Winzip 15 yang berukuran hampir 13 MB dan juga tidak gratis
Jika menggunakan Photoshop 7 atau CS1/2 sudah mencukupi untuk kebutuhan grafis, maka menginstall Photoshop CS5 perlu difikir ulang, karena spesifikasi yang dibutuhkan cukup tinggi, sehingga kerja bisa semakin lambat.

8. Banyaknya Software Yang Ter-Instal
Meskipun software-software yang di install tidak berjalan di belakang, tetapi hampir setiap software selalu menambahkan entry (data) ke registry, sehingga semakin banyak software yang di install ukuran registry (windows) juga akan semakin besar. Karena registry ini akan di akses baik ketika komputer berjalan maupun sudah berjalan, besar kecilnya juga mempengaruhi ke kecepatan/ waktu respon-nya.
Solusinya adalah menggunakan software yang memang diperlukan saja, Uninstall software yang tidak penting dan gunakan Uninstaller seperti Revo Uninstaller agar proses uninstallasi lebih tuntas. Untuk membersihkan software yang sudah di uninstall, bisa juga menggunakan berbagai Utilities gratis.



9. Penggunaan Efek Windows Yang Berlebih
Windows Xp, Vista maupun windows 7 menyediakan opsi untuk menggunakan tampilan dengan berbagai efek. Jika komputer kita mempunyai spesifikasi yang bagus, tentu berbagai efek ini tidak menjadi masalah, tetapi jika ingin performa cepat, berbagai efek windows bisa di non aktifkan.
Misalnya Untuk windows XP, klik kanan My Computer, pilih tab Advanced dan klik setting bagian Performance. Kita juga melalukan tweak sistem untuk mendapatkan setting yang tepat dan cepat, dengan menggunakan software semisal X-Setup Pro
Sebenarnya selain 9 hal diatas masih banyak sebab lain, seperti berbagai service windows yang berjalan yang sebenarnya tidak diperlukan, pemilihan dan pengaturan hardware yang tidak optimal, space primary disk (misalnya drive C:) yang diambang batas atau hampir habis, dan lainnya .

menghilangkan Autorun.inf


Image
File aneh yang bernama autorun.inf bersarang di flashdisk atau hardisk anda. Bukan file yang mengganggu karena file virus yang mengiringinya sudah mampu dienyahkan. Namun file autorun.inf tidak turut terbuang. Terkadang membuangnya secara manual tidak bisa. Jika itu masalah anda maka anda bisa menggunakan program Autorun.inf check.
Selain fungsi di atas software gratis ini juga mampu mengembalikan Task manager, Folder Options atau Registry Editor (regedit) yang hilang dan juga meng-enablekan System Restore secara cepat dengan hanya menekan tombol-tombol yang tersedia.
Untuk menginstall dan menjalankan program ini komputer anda harus terinstall program .NET 2.0, jika anda belum memilikinya anda bisa download disini
  • Download Autorun.inf Check (108 KB):
    Link 1 (.exe-Ziddu.com) 
    Link 2(.exe-Uploaded.to)

Friday, April 8, 2011

How to Make Your PC as Fast as the Day You Bought It

One of the most frustrating things in life is a slow computer.  


Every few years, we buy an expensive new PC and love how fast it starts up, runs programs, and loads websites.  Inevitably though, it starts to slow down until eventually we are pulling our hair out waiting for it to do routine tasks.
Why is this?  It turns out the answer is actually quite simple and you don't even need to be "technical" to understand the causes and solutions.
The good news: It's not the computer hardware that's the problem.  In most cases, the hardware you have is perfectly capable of being restored to its original glory and kept in fast running condition with minimal effort.
Rather, the problem lies with changes that occur to the PC's software.  The two most common causes of slowdown (along with easy solutions) are:
1. The most common problem: registery errors
Every time you (or your kids) load a program, game, or file, your PC's software registery is updated with new instructions needed to operate that item.  However, when the item is removed, these instructions usually remain on your PC.  Every time you run your computer it tries to execute these instructions but, because the related program can't be found, it causes a registry error.  Your PC is doing a lot more work than it should be and the result is a significantly slower computer.
One of the best ways to manage this is with a neat little tool from Support.com, a Silicon Valley based company.  It's called ARO 2011 and it scans, identifies, and fixes registry errors--resulting in a computer that's a lot more like it was when you first bought it.  On top of the amazing results it offers, it's so easy to install and use that it was recently awarded a coveted 4.5 star rating (out of 5) by CNET's editorial staff and has been downloaded more than 30 million times.
You can now get a free working version of the software which will quickly scan your entire PC and identify all of the registry errors that may be bogging it down.  The free version also scans for junk and checks your PC's baseline security status.  It will eliminate the first 100 errors for free, and if you have more errors that you want to clean up or want to set the program to run on a regular basis (which is recommended), you can easily upgrade to the full version for just $29.95.  After that, registry errors will no longer be a problem.
To get the free version simply click here.
2. Spyware and viruses
Spyware and viruses are software programs that are loaded on your computer without your knowledge or permission.  They have various purposes, including:
  • Changing the default search engine in your browser.
  • Tracking your Web surfing habits and showing you targeted advertising.
  • Using your email program to send out spam to other email addresses.
  • Stealing your personal information.
Most spyware and viruses get onto our computers through files that we download from the Internet or as attachments to emails.  They tend to take up a lot of computing power and, as a result, will significantly slow down your computer.
The simple rule of thumb to follow is to never download any free software programs from companies you do not know and trust, especially screensavers, emoticons, and the like.  In addition, you should never open any attachment to an email unless you are 100 percent certain you know and trust the sender.  In addition, make sure you have a good anti-virus/spyware removal software running at all times.

Wednesday, February 2, 2011

10 jurus sakti menahan seranangan virus dan worm pada komputer

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Pepatah ini ternyata berlaku juga di dunia komputer. Daripada mengeluarkan biaya besar untuk mengobati komputer, lebih baik sedini mungkin melakukan pengamanan yang dapat menjauhkan komputer Anda dari serangan virus. 

Berikut sepuluh jurus sakti untuk mengelakkan serangan virus dan worm pada komputer Anda:

Tuesday, October 19, 2010

10 virus komputer paling kejam didunia

virus, yang kita tahu tentang virus adalah program yang merusak komputer dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya pada program,dokumen atau file lain. dan ada beberapa virus yang terkenal sangat kejam! tahukah anda? virus apakah yang sangat kejam itu? mari kita kupas di bawah ini :

Wednesday, September 15, 2010

25% worm menyebar via USB

USB flash drive, atau yang lebih dikenal dengan flashdisk, ternyata menjadi perangkat favorit para pembuat program jahat untuk menyebarkan worm. Menurut perusahaan keamanan PandaLabs, 25% dari seluruh worm baru yang beredar di tahun 2010 ternyata dirancang untuk menyebar ke PC lain melalui perangkat penyimpanan data portabel yang sudah terinfeksi.

Luis Corrons selaku direktur teknis PandaLabs menyatakan, sebagian besar program jahat (malware) yang beredar saat ini dirancang untuk menyebar melalui perangkat flashdisk. Selain dapat menyalinkan diri ke flashdisk, worm juga dirancang agar dapat beroperasi secara otomatis ketika sebuah perangkat USB yang terinfeksi terhubung ke komputer. Worm ini kemudian akan menginfeksi sistem komputer.

Dari survei yang dilakukan PandaLabs baru-baru ini kepada lebih dari 10.000 perusahaan kecil dan menengah (UKM), terungkap bahwa 27% dari pengguna PC yang terinfeksi malware pada tahun lalu mengatakan bahwa infeksi program jahat pada PC mereka berasal dari USB yang terinfeksi, khususnya flashdisk.

Perangkat lain yang terhubung ke PC melalui USB, termasuk smartphone, kamera dan pemutar musik, juga termasuk perangkat yang riskan menjadi media penyebaran program jahat. Sebab semua perangkat tersebut mempunyai kartu memori atau memori internal, dan karena itulah ponsel pun (misalnya) bisa saja menjadi media pembawa virus tanpa sepengetahuan kita.

Worm Stuxnet adalah salah satu worm yang mengancam tahun ini, yang menyebar via USB. Pada bulan Juli lalu, Stuxnet diketahui menyerang PC-PC yang menggunakan software otomatisasi yang banyak digunakan di industri manufaktur. Worm ini menyerang via USB yang terinfeksi dengan memanfaatkan celah keamanan yang terdapat pada shortcut file Windows.

Jadi, ketika user menampilkan isi USB yang terinfeksi melalui aplikasi file manager seperti Windows Explorer, Stuxnet akan me-load dirinya ke dalam PC lalu menginfeksi sistem komputer. Microsoft sampai-sampai mengeluarkan security update darurat pada awal Agustus lalu untuk menambal celah tersebut.

Sekadar informasi, penyebaran program jahat melalui USB bukanlah hal yang baru. Dua tahun lalu, worm Conficker juga berhasil menghebohkan seluruh dunia karena telah menginfeksi jutaan PC di seluruh dunia lewat flashdisk. Walhasil worm ini dinobatkan sebagai salah satu worm dengan infeksi penyebaran yang paling cepat dalam waktu singkat.

Lalu awal pekan ini, jaringan Komando Pusat AS (CENTCOM) juga diketahui telah disusupi program jahat setelah sebuah USB drive yang terinfeksi terhubung ke salah satu PC di jaringan tersebut.

Sumber: Networkworld.com

virus folder cinta

folder cinta akan membawa anda dan komputer anda lebih dalam kedunia korban virus.mungkin selama anda terlenah dengan dengan kata - kata cinta.
ciri utama dari virus folder cinta
a.menggunakan icon folder cinta
b.memiliki ukuran 793 kb
c.ber-extension-EXE
d.tipe file Aplacation

Gejala dari virus folder cinta
a. akan selalu aktif pada memori komputer dengan nama csrcs.exe
b.pada setiap file sharing akan muncul file virus dengan nama [namaa.cak].exe dan setiap root drive selalu ada file kqh

cara pembersihan
a.ada baiknya terlebih dahulu matikan sistem restor komputer
b.lakukan pemutusan hubungan komputer dengan jaringan komputer
c.matikan proses virus yang aktif dengan task manager
d.hapus file utama dari virus autorun,QBP yang biasanya terdapat pada c:\windows\system32
e.menghapus registry yang telah diacak virus
d.gunakan anti virus

Monday, July 12, 2010

cara membasmi virus shortcut (pif/starter)

Kemarin ada temen yang mengambil data di salah computer milik saya melalui USB Flash Disk. Sebagai pencegahan, terlebih dahulu aku scan dengan antivirus Ansav dan Avira Free Edition, proses scanning berjalan dan ternyata ada beberapa virus yang terdeteksi oleh Ansav. Kemudian setelah selesai aku hapus/delete semua file yang terinfeksi virus. Ternyata ada file yang dideteksi sebagai virus yakni autorun.inf, Microsoft.inf dan Thumb.db. Virus tersebut membuat duplikasi di setiap folder dengan type shortcut.

Setelah saya anggap USB itu bersih kemudian saatnya menyalin data teman saya tadi. Saat membuka file dalam salah satu folder ternyata telah mucul file-file virus tersebut (autorun.inf, Microsoft.inf dan Thumb.db), kesimpulannya computer saya telah terserang virus dari USB Flash Disk tersebut dari varian Pif/Starter. Untuk menghilangkan virus tersebut ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Setelah melakukan full scan dan menghapus file-file virus tersebut namun tetap saja muncul di setiap folder.




Tak kehilangan akal aku mencoba cara membasmi virus shortcut ini di internet dan berikut langkah-langkah yang dilakukan untuk membasmi virus shortcut (Pif/Starter) yang dikutip dari Detikinet:

1. Matikan dulu proses system restore, caranya klik kanan My Computer | Properties, Pilih tab System Resotore, centang kotak kecil Turn off System Restore all drive.

2. Matikan proses dari file Wscript yang terletak di C:\Windows\System32, dengan cara menggunakan tools seperti CProcess, HijackThis atau dapat juga menggunakan Task Manager dari Windows.

3. Setelah dimatikan proses dari Wscript tersebut, kita harus menhapus atau me-rename dari file tersebut agar tidak digunakan untuk sementara oleh virus tersebut.

Sebagai catatan, kalau kita me-rename dari file Wscript.exe tersebut dengan otomatis, maka akan dikopikan lagi di folder tersebut. Oleh sebab itu, kita harus mencari di mana file Wscript.exe yang lainnya, biasanya ada di C:\Windows\$NtServicePackUninstall$, C:\Windows\ServicePackFiles\i386.

Tidak seperti virus-virus VBS lainnya, kita bisa mengganti Open With dari file VBS menjadi Notepad, virus ini berextensi MDB yang berarti adalah file Microsoft Access. Jadi Wscript akan menjalankan file DATABASE.MDB seolah-olah dia adalah file VBS.

4. Delete file induknya yang ada di C:\Documents and Settings\\My Documents\database.mdb, agar setiap kali komputer dijalankan tidak akan me-load file tersebut. Dan jangan lupa kita buka juga MSCONFIG, disable perintah yang menjalankannya.

5. Sekarang kita akan men-delete file-file Autorun.INF. Microsoft.INF dan Thumb.db. Caranya, klik tombol START, ketik CMD, pindah ke drive yang akan dibersihkan, misalnya drive C:\, maka yang harus kita lakukan adalah:

Ketik C:\del Microsoft.inf /s, perintah ini akan men-delete semua file microsoft.inf di seluruh folder di drive C:. Sementara kalau mau pindah drive tinggal diganti nama drivenya saja contoh: D:\del Microsoft.inf /s.

Untuk file autorun.inf, ketik C:\del autorun.inf /s /ah /f, perintah akan men-delete file autorun.inf (syntax /ah /f) digunakan karena file tersebut memakai attrib RSHA, begitu juga untuk file Thumb.db lakukan juga hal yang sama.

6. Untuk men-delete file-file selain 4 file terdahulu, kita harus mencarinya dengan cara search file dengan ekstensi .lnk ukurannya 1 kb. Pada 'More advanced options' pastikan option 'Search system folders' dan 'Search hidden files and folders' keduanya telah dicentang.

Harap berhati-hati, tidak semua file shortcut / file LNK yang berukuran 1 kb adalah virus, kita dapat membedakannya dari ikon, size dan tipenya. Untuk shortcut yang diciptakan virus ikonnya selalu menggunakan icon 'folder', berukuran 1 kb dan bertipe 'shortcut'. Sedangkan folder yang benar harusnya tidak memiliki 'size' dan tipenya adalah 'File Folder'.

7. Fix registry yang sudah diubah oleh virus. Untuk mempercepat proses perbaikan registry salin script dibawah ini pada program 'notepad' kemudian simpan dengan nama 'Repair.inf'. Jalankan file tersebut dengan cara:

- Klik kanan repair.inf
- Klik Install

[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee

[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del

[UnhookRegKey]
HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

[del]
HKLM,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Winupdate
HKCU,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, explorer

Saturday, July 10, 2010

Cara Menghapus W32.Downadup

Berikut cara menghapus w32.downadup :

1. Temporarily Disable System Restore (Windows Me/XP). [how to]
2. Update the virus definitions.
3. Reboot computer in SafeMode [how to]
4. Run a full system scan and clean/delete all infected file(s)
5. Delete/Modify any values added to the registry. [how to edit registry]
Navigate to and delete the following registry entry:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\netsvcs\Parameters \”ServiceDll” = “[PATH OF WORM EXECUTABLE]”

6. Exit registry editor and restart the computer.
7. In order to make sure that threat is completely eliminated from your computer, carry out a full scan of your computer using AntiVirus and Antispyware Software.

Perbedaan Di Antara Virus , Worm Dan Trojan

Banyak orang menyamakan Worm, Trojan Horse sama dengan Virus atau istilah lain dari virus, Tetapi itu salah, yang sama cuma satu bahwa Virus, Trojan, Worm merupakan program pengacau pada sistem komputer.


Virus biasanya disertakan pada program atau file, file inilah yang membantu penyebaran virus dari komputer ke komputer dan menginfeksinya. Virus komputer ini memiliki tingkat bahaya yang beragam, yang seperti kita ketahui diantaranya virus dapat merosakkan software, hardware maupun data-data anda. Sungguh menyusahkan jika komputer kita terkena virus bukan?


Hampir semua virus menyertakan dirinya pada file EXEcutable, artinya virus senang saja sudah berada dikomputer kamu, tapi baru dapat berjalan ketika kamu menjalankan/membuka program yang sudah terinfeksi virus tersebut. Virus tidak boleh merebak tanpa bantuan user, maksudnya virus biasanya menyebarkan dirinya ketika pertukaran file yang telah terinfeksi ataupun mengirim e mail dengan attachment emailnya yang berisi virus.


Kalau worm secara rekaannya sama dengan virus. Tetapi bezanya worm ini merebak dari komputer ke komputer lain meskipun tanpa bantuan user sebagai pengguna komputer. Worm memanfaatkan file atau skrip transportasi informasi sistem komputer yang memungkinkan berpindah tanpa bantuan user. Perkara yg paling mengerikan dari kemampuan worm ini adalah mampu menduplikasi dirinya sendiri. Contohnya Worm mampu mengirimkan duplikasinya keseluruh user yang terdaftar pada address book e-mail sistem yang telah terinfeksi tersebut. Setelah berhasil, worm kembali menduplikasi dirinya sendiri dan mengirim lagi satu copy ke setiap user yang ada di address book komputer yang baru saja diserang dan seterusnya.


Berbeda dengan trojan horse. Program ini nampak seperti software biasa. Setelah di install atau dijalankan, program tersebut boleh merosakkan sistem. Ketika Trojan sudah aktif, efek yang ditimbulkan pelbagai, ada yang merubah penampilan desktop, icon sampai menghapus file tertentu didalam sistem komputer kamu. Trojan juga dapat membuat backdoor pada komputer yang terinfeksi yang membuat user lain memiliki akses pada komputer tersebut. Tidak seperti virus dan worm, trojan tidak memproduksi dirinya sendiri.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More